Kegiatan Kesiswaan 3

Kegiatan kesiswaan merupakan bagian integral dari proses pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Atas. Tidak hanya berfungsi sebagai penyeimbang antara kegiatan akademik dan non-akademik, kegiatan ini juga berperan besar dalam membentuk kepribadian, kepemimpinan, serta kemampuan bersosialisasi para siswa.

Salah satu kegiatan rutin yang menjadi sorotan adalah Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Program ini dirancang untuk membekali siswa dengan kemampuan manajerial, komunikasi efektif, serta keterampilan dalam mengelola organisasi. Melalui simulasi, diskusi kelompok, dan kegiatan lapangan, siswa dilatih menjadi pemimpin yang bertanggung jawab dan visioner.

Selain itu, terdapat berbagai ekstrakurikuler yang aktif berjalan setiap minggu. Kegiatan seperti Pramuka, Paskibra, PMR, Karya Ilmiah Remaja, Jurnalistik, Seni Musik, Teater, dan Klub Bahasa menjadi sarana yang efektif untuk menyalurkan minat serta bakat siswa. Tak jarang, kegiatan ini juga menjadi ajang pencetak prestasi baik di tingkat lokal maupun nasional.

Kegiatan kesiswaan juga mengakomodasi nilai-nilai sosial dan kepedulian terhadap sesama melalui program-program seperti bakti sosial, pembagian sembako, kegiatan peduli lingkungan, serta penggalangan dana kemanusiaan. Kegiatan-kegiatan ini mendorong siswa untuk memiliki empati dan jiwa sosial yang tinggi terhadap kondisi di sekitar mereka.

Dengan keberagaman dan keteraturan dalam pelaksanaan kegiatan kesiswaan, diharapkan siswa mampu berkembang secara menyeluruh — tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga matang secara emosional dan sosial. Sekolah sebagai fasilitator terus berupaya menciptakan ruang-ruang pembelajaran yang kaya akan nilai-nilai karakter, integritas, dan semangat gotong royong.

Baca Juga